Dialektika Ilmu, Persatuan, dan Akhlak: Mengonstruksi Fondasi Kebangsaan Melalui Pendidikan Agama Islam Berbasis Nilai Luhur Pancasila
Keywords:
Dialektika PAI, Akhlak Mulia, Nilai Pancasila, Kesalehan Sosial, Kemajuan BangsaAbstract
Penelitian ini menganalisis hubungan dialektis antara Pendidikan Agama Islam (PAI) dan nilai-nilai Pancasila dalam membangun identitas nasional serta kohesi sosial. Secara historis dan empiris, PAI di Indonesia cenderung terjebak pada paradigma individual-ritualistik yang menekankan kesalehan personal dan kurang memperhatikan dimensi kewargaan serta nilai-nilai profetik yang lebih luas. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif-filosofis melalui analisis sosiologis-pedagogis, penelitian ini mengkritisi dikotomi tersebut dan menawarkan rekonstruksi model PAI yang holistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi ilmu, persatuan, dan akhlak profetik mampu menjadi narasi tandingan yang kuat terhadap radikalisme keagamaan dan polarisasi sosial-ideologis. Melalui penempatan Pancasila sebagai kerangka etis-kultural dalam pembelajaran PAI, pendidikan tidak hanya berfungsi memperkuat spiritualitas peserta didik, tetapi juga membentuk kesadaran kewargaan yang berorientasi pada persatuan nasional dan kemajuan bangsa.